Depok, 28 Januari 2026 — Sebagai bentuk komitmen dalam melaksanakan program pendidikan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) calon amil zakat, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sawangan akan menggelar Madrasah Amil pada 7 Februari 2026. Kegiatan ini rencananya dilaksanakan di Gedung SMP Informatika dan Tahfiz Adzikra, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.
Sekretaris MWCNU Sawangan, juga Ketua Panitia Gebyar Ramadhan MWCNU, Ustadz Harry Hermawan menjelaskan bahwa pelaksanaan Madrasah Amil tersebut merupakan bagian dari rangkaian program gebyar Ramadhan 2026. selain itu juga bagian dari tindak lanjut arahan Rois Syuriah PCNU Kota Depok, DR. KH. Ahmad Damanhuri, MA dan diamini oleh leh rais Syuriyah MWCNU KH. Rohimi Azhari, M. Pd.
“Ini merupakan bagian dari perintah Kiai. Beliau memandang penting untuk memaksimalkan gerakan NU di tingkat akar rumput dengan menguatkan peran lembaga-lembaga NU, salah satunya LAZISNU. Nah ketua serta tindaklanjut teknis oleh ketua Tanfidz MWCNU Sawangan Ustadz Aditya Nurpratama, S.HI.,” ungkap Ustadz Harry.
Menurutnya, arahan para Kiai menjadi pesan penting bagi jajaran pengurus MWCNU Sawangan. Terlebih, Rois Syuriah PCNU Kota Depok tersebut berdomisili di wilayah Sawangan sehingga memiliki perhatian khusus terhadap penguatan struktur dan gerakan NU di wilayah tersebut.
“Sebagai pengurus, kami hanya menjalankan arahan Kiai. Madrasah Amil yang akan digelar pada 7 Februari 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan amanah tersebut,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ustadz Harry menyampaikan bahwa pasca pelaksanaan Madrasah Amil, MWCNU Sawangan akan melakukan koordinasi intensif dengan NU CARE–LAZISNU Kota Depok terkait langkah-langkah penguatan kelembagaan ke depan.
“Setelah SDM calon amil digodok dan diperkuat, ke depan seperti apa bentuk gerakan dan langkahnya, kami akan mengikuti arahan selanjutnya dari LAZISNU,” jelasnya.
MWCNU Sawangan juga terus mendiskusikan skema pendirian Rintisan UPZISNU MWCNU Sawangan, mulai dari tahapan pembentukan hingga mekanisme pengajuan izin operasional.
“Kami berharap ada pengawalan dari LAZISNU di setiap tahapan. Karena ini organisasi pengelola dana umat, tentu wajib memiliki kompetensi dasar, baik dari sisi hukum fikih zakat maupun pemahaman SOP kinerja,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Madrasah Amil ini, MWCNU Sawangan berharap dapat melahirkan amil-amil yang kompeten, amanah, serta siap menggerakkan pelayanan zakat, infaq, dan sedekah secara profesional di tingkat kecamatan.