NU Care LAZISNU Kota Depok terus mengawal mutu pelayanan dan pelaksanaan program hingga Juli 2026 melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di tingkat UPZIS kecamatan, termasuk di UPZIS MWCNU Cipayung.
Direktur Eksekutif NU Care LAZISNU Kota Depok, Sodiqul Anwar, M.Hum., menyampaikan bahwa hasil monev kali ini menemukan capaian yang cukup mengejutkan dan membanggakan.
“Baru kali ini saya melihat ada UPZIS yang usianya masih sangat muda, namun program-programnya mampu memberikan kepuasan bagi direksi. UPZIS MWCNU Cipayung terus menghadirkan kegiatan yang berdampak besar bagi masyarakat,” ujar Sodiqul pada 29 April 2026.
Ia menegaskan bahwa UPZIS MWCNU Cipayung memiliki kinerja yang berbeda dibandingkan lainnya. Dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan, berbagai program telah berhasil direalisasikan, di antaranya:
Penyaluran zakat untuk mualaf
Pemulangan jenazah warga kurang mampu ke kampung halaman
Distribusi 100 paket bagi para penggerak keagamaan di bulan Ramadhan
Program beasiswa pendidikan selama 10 bulan
Tak hanya itu, inovasi program juga menjadi sorotan. UPZIS MWCNU Cipayung telah menggagas layanan tim penyembelihan hewan halal yang diberi nama PASEH (Pakar Sembelih Halal).
“Yang lebih mengejutkan, mereka sudah berpikir jauh ke depan dengan menghadirkan program layanan seperti PASEH. Ini luar biasa,” tambahnya.
Sebelumnya, jajaran direksi NU Care LAZISNU Kota Depok juga telah melakukan monev di sejumlah UPZIS dan JPZISNU lainnya, di antaranya UPZIS PRNU Abadijaya, UPZIS MWCNU Cilodong, serta JPZISNU PC Pagar Nusa.
Ke depan, kegiatan monitoring akan terus berlanjut ke wilayah lainnya.
“Kami akan melanjutkan monev ke UPZIS Beji dan Kemiri Muka. Insya Allah dalam waktu dekat,” tutup Sodiqul.