DEPOK 15 Maret 2026 – Kepercayaan masyarakat terhadap LAZISNU Kota Depok terus menunjukkan peningkatan. Hal tersebut mendorong lembaga amil zakat di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini untuk memperluas program pemberdayaan di bidang pendidikan dengan merencanakan pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Muslimat NU kedua di Kota Depok.
Rencana tersebut disampaikan Ketua LAZISNU Kota Depok, Muhtar Said, setelah kegiatan pemberian bisyarah kepada para guru ngaji. Ia mengungkapkan bahwa pembangunan PAUD baru merupakan hasil pembicaraan bersama Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kota Depok.
“Tadi kami berbincang dengan Ketua Muslimat Depok, Bu Nyai Lulu. Alhamdulillah sudah ada satu lokasi lagi yang siap didirikan PAUD. Dengan demikian, PAUD Muslimat akan bertambah menjadi dua, yakni PAUD Muslimat NU 001 dan PAUD Muslimat NU 002,” ujar Said, yang juga dikenal sebagai dosen Fakultas Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta.
Sebelumnya, LAZISNU Depok bersama PC Muslimat NU Kota Depok telah lebih dahulu mendirikan PAUD Muslimat NU 001 yang berlokasi di Kecamatan Cipayung. Sementara itu, rencana pembangunan PAUD Muslimat NU 002 akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Beji.
Menurut Said, peningkatan jumlah program pendidikan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya kepercayaan para donatur kepada LAZISNU Depok dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah. Ia menegaskan bahwa pembangunan PAUD juga merupakan bentuk komitmen lembaga untuk menjaga amanah para donatur dengan menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami percaya diri untuk terus membangun karena kepercayaan donatur kepada LAZISNU Depok setiap tahun meningkat secara signifikan. Pembangunan PAUD ini juga menjadi bagian dari upaya kami menjaga kepercayaan tersebut,” tambahnya.
Melalui program pendidikan ini, LAZISNU Depok bersama Muslimat NU berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini serta memperkuat peran lembaga keagamaan dalam membangun generasi masa depan yang berakhlak dan berpendidikan.