Bojongsari 13 Februari 2026— Meski masih dalam tahap rintisan, layanan jaringan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang digagas oleh PAC Fatayat NU Bojongsari bersama Ranting Fatayat NU Pondok Petir langsung mendapat sambutan dan kepercayaan dari para munfiq.
Hal tersebut terlihat saat dilakukan sosialisasi rencana pendirian layanan JPZISNU di wilayah Bojongsari. Baru disosialisasikan, banyak munfiq yang langsung mempercayakan infaknya kepada rintisan JPZISNU Fatayat Bojongsari. Dana infak yang terkumpul rencananya akan disalurkan untuk para guru ngaji serta penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Ketua Ranting Fatayat NU Pondok Petir, Ibu Ani Fathurahkmah, menyampaikan bahwa rencana pembentukan JPZISNU ini merupakan inisiatif bersama para kader Fatayat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sosial-keumatan di tingkat ranting.
“Kami siap menggerakkan. Apa pun tantangannya,” tegas Ibu Ani saat dimintai keterangan, di Pondok Petir
Ia menambahkan, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang terarah dan amanah sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, JPZISNU diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi umat sekaligus sarana pengabdian kader Fatayat NU.
Menurutnya, tingginya kepercayaan munfiq sejak tahap awal menjadi bukti bahwa layanan ZISNU memang dibutuhkan.
“Layanan JPZISNU sepertinya memang dibutuhkan para munfiq dan muzaki. Buktinya, baru berniat mendirikan layanan saja sudah banyak yang percaya. dari ahsil tersebut kita salurkan untuk guru ngaji sebanyak 16 orang,” pungkasnya.
Ke depan, JPZISNU Fatayat Bojongsari diharapkan mampu menjadi motor penggerak kepedulian sosial dan penguatan ekonomi umat, khususnya di wilayah Pondok Petir dan sekitarnya.